Pekanbaru, TanahIndonesia.id - Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa terhadap bahaya bullying serta dampaknya terhadap kesehatan mental di masa depan, sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Dampak Jangka Panjang Bullying terhadap Kesehatan Mental di Masa Depan” yang diselenggarakan di lingkungan Kampus Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (05/01/2026), pukul 09.00–12.00 WIB.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi, mengingat bullying tidak hanya terjadi di jenjang sekolah, tetapi juga masih kerap ditemui di lingkungan kampus, baik secara langsung maupun melalui media digital. Sosialisasi ini dibimbing langsung oleh Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd. selaku dosen pendamping yang turut memberikan arahan serta penguatan materi selama kegiatan berlangsung.

Materi sosialisasi disampaikan oleh tim mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI yang terdiri dari Nazifah Zahwa Aurellya, Shafira Mutia Asih, Alya Nafisa Ramazani, Safrila Zikrina Risma, Risya Salma, Citra Saraswati, Hani Syifa Ulya, Khairen Virgilyumna Rizal, Nadya Rafa Maladona, Nayla Salsabilla Arbaina Septa. Para pemateri menyampaikan materi secara sistematis dan komunikatif agar mudah dipahami oleh para peserta.
Peserta kegiatan merupakan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Riau yang mengikuti sosialisasi dengan penuh antusias. Dalam sesi pemaparan, peserta diperkenalkan pada berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan kampus, seperti bullying verbal, perundungan psikologis, pengucilan sosial, penyalahgunaan kekuasaan dalam organisasi, hingga cyberbullying melalui media sosial dan platform komunikasi digital.
Mahasiswa pemateri menjelaskan bahwa bullying di lingkungan kampus sering kali tidak disadari karena dianggap sebagai candaan, tradisi, atau dinamika organisasi. Padahal, perilaku tersebut dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental, seperti stres berkepanjangan, kecemasan, menurunnya rasa percaya diri, gangguan relasi sosial, hingga hambatan dalam pengembangan potensi diri dan karier di masa depan.
Selain membahas dampak terhadap korban, sosialisasi ini juga menekankan peran pelaku dan saksi dalam rantai terjadinya bullying. Mahasiswa diajak untuk tidak menjadi pelaku maupun penonton pasif, melainkan berani bersikap, saling mendukung, dan menciptakan budaya kampus yang saling menghargai dan inklusif.
Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keberanian untuk melaporkan tindakan bullying kepada pihak kampus, dosen pembimbing akademik, atau unit layanan konseling mahasiswa. Disampaikan bahwa melaporkan bullying bukan merupakan bentuk kelemahan, melainkan langkah preventif untuk menjaga kesehatan mental dan menciptakan lingkungan kampus yang aman.
“Lingkungan kampus seharusnya menjadi ruang yang aman untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi diri. Bullying yang dibiarkan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mental dan masa depan mahasiswa,” ujar Ilham Hudi dalam sesi penyampaian pesan penutup.
Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif menyampaikan pendapat, bertanya, serta berbagi pandangan mengenai dinamika sosial di lingkungan kampus. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu bullying dan kesehatan mental merupakan topik yang relevan dan perlu mendapatkan perhatian bersama.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada peserta yang aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara tim mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI, dosen pendamping, dan seluruh peserta sosialisasi.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran mahasiswa terhadap dampak jangka panjang bullying terhadap kesehatan mental di masa depan semakin meningkat, serta mampu mendorong terciptanya lingkungan kampus yang aman, sehat secara mental, dan menjunjung tinggi nilai saling menghargai.(**)