Selatpanjang, TanahIndonesia.id - Saat ini kabupaten meranti masuk pada puncak musim kemarau. Kondisi ini tentunya semakin mudah memicu terjadinya kebakaran bahkan memperbesar skala api.
Untuk itu Ketua Forum RT_RW kabupaten Meranti ucokalexsander S.E menghimbau RT_RW masyarakat untuk mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran. Warga diminta lebih berhati- hati dalam beraktivitas terutama yang berkaitan dengan api.
Aktivitas yang berkenaan dengan api ini bisa saja memicu kebakaran lahan maupun kebakaran di kawasan permukiman, jika teledor.
“Kendati musim kemarau tahun ini tergolong kemarau yang panjang, bencana kebakaran tetap mengacam, Pasalnya, termasuk daerah yang pada saat siang hari cuaca cukup terik dan kering.”
“Musim sekarang sudah tidak bisa diprediksi lagi. Pagi ini panas seperti ini, siang malam boleh dikatakan panas” imbuhnya.
Berkaitan dengan antisipasi terhadap terjadinya bencana kebakaran, ucokalex Sander mengajak RT_RW memahami masa- masa di mana risiko terjadinya kebakaran cukup besar, seperti di musim kemarau seperti ini.
“Di musim kemarau saat ini, apapun bisa terbakar. Untuk berhati-hati apabila membuang puntung rokok. Apabila mau ke mana-mana mengecek dulu kompor gas sudah dimatikan atau belum, colokan listrik sudah tercabut apa belum, ” tegasnya.
Selanjutnya,himbawan Pak RT dan pak RW juga perlu mengingat diingatkan kemasyarakatanya bahwa kebakaran sering juga disebabkan karena kelalaian seperti obat nyamuk,puntung Rokok Untuk itu warga berhati_hati dengan masalah api memicu kebakaran.(**)