KUALA GAUNG – Briptu Pirima berjongkok di antara rumpun cabai milik warga Desa Kuala Gaung. Sebagai Bhabinkamtibmas, ia datang bukan hanya untuk mengecek, tapi juga untuk mengajak warga melihat potensi besar di halaman rumah mereka sendiri.
Kegiatan pengecekan ketahanan pangan itu difokuskan pada tanaman cabai milik warga. Cabai dipilih karena menjadi kebutuhan pokok dapur dan memiliki nilai jual yang cukup baik jika hasil panen berlebih.
Briptu Pirima meninjau kondisi tanaman, memperhatikan pertumbuhan batang dan daun, serta berdialog dengan pemilik kebun tentang cara perawatan dan kendala yang sering muncul saat musim hujan.
Selain memantau, Briptu Pirima juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan pekarangan untuk ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa lahan kecil di sekitar rumah bisa ditanami cabai, sayur, atau tanaman obat.
“Pekarangan itu aset. Kalau kita tanami cabai, kebutuhan dapur bisa terpenuhi sendiri. Kalau panen banyak, bisa dijual dan menambah penghasilan keluarga,” ujar Briptu Pirima kepada warga.
Edukasi itu disambut antusias oleh warga. Banyak yang baru menyadari bahwa halaman sempit di depan rumah ternyata bisa produktif jika dirawat dengan baik.
Briptu Pirima juga memberikan tips sederhana tentang pemupukan dan pengendalian hama agar tanaman cabai tumbuh subur tanpa perlu biaya besar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga mendampingi warga agar mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.
Dengan semangat yang sama, Briptu Pirima berharap warga Kuala Gaung semakin banyak yang menanam di pekarangan. Jika setiap rumah punya kebun cabai, maka ketahanan pangan desa akan semakin kuat dan ekonomi keluarga pun ikut terdongkrak. (*)