TEMBILAHAN – Pagi itu matahari belum terlalu tinggi. Di Desa Sungai Iliran, Kecamatan Gaung Anak Serka, langkah kaki Bhabinkamtibmas Desa Sungai Iliran, Aipda Andromik, menapak di pematang. Tujuannya bukan patroli biasa. Ia datang mengecek langsung kebun ketahanan pangan milik warga, komoditas cabe rawit.
Di tengah terik, barisan tanaman cabe tampak hijau segar. Buah merah kecil mulai bermunculan. Ada semangat yang tumbuh bersama tanaman itu. Semangat warga untuk tidak tergantung, untuk bisa mandiri pangan dari tanah sendiri.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Bhabinkamtibmas hadir bukan hanya sebagai pengayom, tapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun ekonomi desa dari hulu.
“Alhamdulillah tanaman cabe rawit di Sungai Iliran tumbuh dengan baik. Warga semangat merawat. Ini bukan hanya soal cabe, ini soal ketahanan keluarga. Kalau dapur warga aman, desa jadi kuat,” ujar Aipda Andromik sambil memetik satu buah cabe dan memperlihatkannya ke warga.
Kapolsek Gaung Anak Serka, IPTU Andi Purba, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas hari ini sudah berkembang. “Tugas kami tidak berhenti di menjaga keamanan. Kami juga wajib hadir membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan bangsa. Dari desa yang kuat, negara akan kuat,” tegas IPTU Andi Purba.
Menurutnya, komoditas cabe rawit dipilih karena punya nilai ekonomi tinggi dan cepat panen. Selain untuk kebutuhan dapur warga, hasil panen juga bisa dijual ke pasar, sehingga bisa menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga di tingkat desa.
Warga Desa Sungai Iliran menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka merasa didampingi, bukan dibiarkan. Ada rasa bangga ketika aparat kepolisian ikut turun ke kebun, bertanya tentang pupuk, hama, hingga cara panen.
Aipda Andromik juga berpesan agar warga terus merawat kebun secara gotong royong. “Mari kita jadikan kebun ini contoh. Satu rumah tanam 10 pohon cabe, satu desa bisa swasembada. Polri siap mengawal dan mendukung,” pesannya.
Di akhir pengecekan, Aipda Andromik berfoto bersama warga di tengah kebun. Senyum mereka tulus. Karena mereka tahu, menjaga keamanan negeri juga bisa dimulai dari menjaga satu pohon cabe. Dari Sungai Iliran, dari Gaung Anak Serka, ketahanan pangan Indonesia sedang disemai.(*)