Bandung, TanahIndonesia.id - 07 Maret 2026 SEORANG kepala negara harus memiliki kebijakan ekonomi yang mampu memperkuat stabilitas mata uang negaranya di mata internasional. Kebijakan ekonomi yang kuat dan efektif tidak hanya menjaga stabilitas domestik tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasar global.
Beberapa presiden Indonesia telah membuktikan hal ini melalui kebijakan ekonomi mereka masing-masing, seperti Soehartonomic, Habibienomic, Gusdurnomic, Megawatinomic, SBYnomic, dan Jokowinomic. Presiden Indonesia Prabowo Subianto, diharapkan membawa perubahan positif dengan kebijakan ekonominya sendiri, yang bisa disebut sebagai Prabowonomic.
Habibienomic: Contoh Kepemimpinan Ekonomi yang Sukses
BJ Habibie, meskipun hanya menjabat selama 1 tahun 5 bulan, dikenal sebagai Presiden Penakluk Dollar. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah penguatan Rupiah terhadap Dollar, dari Rp 16.800 per Dollar pada 20 Mei 1998 menjadi Rp 7.385 per Dollar pada 20 Oktober 1999. Habibie juga memisahkan Bank Indonesia dari pemerintahan, yang berhasil memulihkan kepercayaan pasar global. Berikut adalah beberapa kebijakan penting lainnya yang diambil oleh BJ Habibie:
Pemilu Demokratis: Habibie melaksanakan pemilu yang bebas dan demokratis melalui UU Nomor 2 Tahun 1999, yang menghasilkan 48 partai politik berpartisipasi dalam pemilu tahun 1999. Ini adalah pemilu legislatif paling demokratis dan bebas saat itu.
Kebebasan Pers: Habibie mengeluarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 yang memberikan kebebasan kepada pers, berlawanan dengan kebijakan pemerintah sebelumnya yang membungkam pers. Kebijakan ini merupakan langkah penting dalam memulihkan kedaulatan dan kebebasan berpendapat.
Otonomi Daerah: Habibie memberlakukan UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang meredakan gejolak disintegrasi dengan memberikan otonomi kepada daerah-daerah di Indonesia.
Komnas Perempuan: Sebagai tanggapan atas banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap wanita pada Mei 1998, Habibie membentuk Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan melalui Keputusan Presiden Nomor 181 Tahun 1998.
Pembangunan Politik Sebagai Prasyarat Pembangunan Ekonomi
Habibie memahami bahwa pembangunan politik yang stabil dan demokratis adalah prasyarat untuk pembangunan ekonomi. Dengan stabilitas politik, pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan lancar. Konsep ini tercermin dalam kebijakan pembangunan politik yang diimplementasikan oleh Habibie, yang meliputi:
Stabilitas Politik: Mengutamakan stabilitas politik sebagai dasar untuk pembangunan ekonomi.
Demokratisasi: Mendorong partisipasi politik dan demokratisasi sebagai bagian dari proses pembangunan politik.
Trilogi dan Caturlogi Pembangunan :
Trilogi pembangunan yang dipopulerkan oleh Soeharto , ide dari Soemitronomic mencakup:
Stabilitas nasional yang dinamis
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi
Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya
Namun, trilogi ini belum mencakup aspek demokrasi dan partisipasi publik. Oleh karena itu, Caturlogi Pembangunan yang mencakup partisipasi publik dan demokrasi diusulkan sebagai tambahan, yaitu:
Stabilitas nasional yang dinamis
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi
Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya
Partisipasi publik dan demokrasi
10 Konsep Pembangunan Politik Lucian W. Pye
Lucian W. Pye mengajukan sepuluh konsep pembangunan politik yang relevan untuk pembangunan ekonomi:
Pembangunan politik sebagai prasyarat politik bagi pembangunan ekonomi
Pembangunan politik sebagai ciri khas masyarakat industri
Modernisasi politik
Operasi negara bangsa
Pembangunan administrasi dan hukum
Mobilisasi dan partisipasi massa
Pembinaan demokrasi
Stabilitas dan perubahan teratur
Mobilisasi dan kekuasaan
Proses perubahan sosial yang multidemensi
Soemitronomic : Beriorientasi pada sosialisme dalam keberpihakan pada rakyat
Prabowonomics :
Prabowonomics adalah konsep dan strategi kebijakan ekonomi yang diusung Presiden Prabowo Subianto, berlandaskan ekonomi Pancasila dengan fokus pada pertumbuhan tinggi (5-8%), kemandirian (swasembada pangan/energi), dan inklusivitas (kesejahteraan rakyat). Konsep ini menekankan peran negara yang kuat
Pemberantasan korupsi, pemberantasan penyelundupan, dan pemberantasan perjudian merupakan bagian integral dari strategi ini untuk memperkuat ekonomi. dalam mendistribusikan kemakmuran, menarik investasi asing, serta memastikan pemerataan.
Menurut penulis konsep Prabowonomics :
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat untuk menghadirkan peran negara secara maksimal dalam penguasaan dan pengelolaan kekayaan negara, guna memastikan kemakmuran rakyat serta kedaulatan ekonomi dan pertahanan. Visi ini didasarkan pada amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945, di mana bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat
Saran penulis Kepada Konsep Prabowonomic:
Saran Yang Pertama:
Konseptualisasi Prabonomic agar bisa berjalan seirama dengan tatanan demokrasi dalam Pembangunan politik di dalam negeri
4 konsep utama yang relevan dan mendesak untuk diimplementasikan adalah:
1. Stabilitas politik – menjaga ketertiban nasional dan konsolidasi kekuatan negara
2. Modernisasi politik – memperkuat kelembagaan politik dan tata kelola pemerintahan
3. Pembinaan demokrasi – meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi politik rakyat.
4. Pemerataan Ekonomi. Bertujuan memastikan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak hanya dinikmati segelintir orang, melainkan menciptakan kesejahteraan yang merata di seluruh Indonesia.
Dengan menerapkan konsep-konsep ini, Presiden RI Bpk. Prabowo diharapkan dapat menciptakan kebijakan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, menjadikan Prabowonomic sebagai kebijakan politik akan berpengaruh pada kebijakan ekonomi tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar keberhasilan untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia Internasional. Kesimpulan akhirnya kepemimpinan pemerintahan tidak di anggap menjadi gagal dimata publik.
Saran Kedua :
Tata kelola Meritokrasi yang baik dalam implementasi yang terukur sistemik dari gagasan awal dari Bpk. Prabowo tsb dan keterlibatan Partisipasi Publik. Untuk menanggapi respon partisipasi publik baik dari masyarakat sipil , pergerakan aktifis dan mahasiswa
Oleh karena itu perlu dipertimbangkan secara matang dampaknya bagi pemerintahan Bpk. PRABOWO SUBIANTO yang tetap menghormati aspirasi rakyatnya, termasuk dalam hal ini mahasiswa secara proporsional.
Saya sebagai penulis Tody A Prabu sebagai Waketum DPP FABEM - SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan Alumni Senat Mahasiswa meminta wakil rakyat DPR RI Legsilatif dan Pemerintahan Eksekutif untuk terus bekerja maksimal dalam menjalankan fungsi tugas dalam memperbaiki kekurangan tata kelola program yang sudah dijalankan ( MBG, Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, Swasembada Pangan & Energi dll ) sesuai dengan ide - ide awal dari gagasan Bpk.Prabowo maupun yang masih dalam proses program tsb untuk kepentingan rakyat indonesia dalam situasi ekonomi yang belum membaik dan serta kondisi geopolitik yang belum bisa di prediksi.
Karena Kebijakan itu berawal dari Konsep dan Narasi.
*saya sebagai Waketum DPP FABEM - SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan Alumni Senat Mahasiswa mendorong langkah konkret dan nyata dibandingkan cuma berdebat tanpa ada langkah konkret dan solusi yang jelas buat rakyat indonesia tercinta ini.
Dengan begitu Peta Jalan Indonesia Terang, Unggul dan Emas 2045 melalui Penguatan tata kelola pemerintahan yang terukur dan tegaknya kepastian hukum sebagai negara hukum ( Kepastian, Keadilan & kemanfaatan hukum ) merupakan fondasi utama untuk mencapai kesejahteraan rakyat.
Sistem Demokrasi di Indonesia :
Ada 4 pertanyaan cocok untuk di indonesia , pengetahuan yang harus di aplikasikan :
1. Sistem kepartaian apa cocok untuk indonesia ? Apakah mono partai ? Dwi partai ? Atau multi partai ?
2. Sistem pemilu apa yang cocok untuk indonesia ?
Sistem Proporsional representatif atau distrik?
3. Sistem pemerintahan nasional seperti apa cocok di indonesia ? Federal atau kesatuan ?
4. Sistem pemerintahan daerah apa yang cocok untuk indonesia ?
Sentralisasi atau Desentralisasi ?
Dalam sistem pemerintahan daerah itu di antaranya mengatur daerah itu berdasarkan tingkat atau fungsi?
Beberapa kota administrasi menjadi kotamadya .
Berdasarkan tingkat :
Contoh kota cimahi dari kota administrasi, meningkatkan statusnya menjadi kotamadya
Daerah otonomi fungsi pertanian di wilayah kabupaten,
Fungsi permukiman , gaya hidup, fasilitas publik, perdagangan dan industri di wilayah perkotaan
2 Presiden yang berorientasi pada kerakyatan menurut Doktor Syahganda Nainggolan yakni
Presiden Bpk. Soekarno dan Presiden Bpk. Prabowo Subianto
4 sistem yang tidak bisa dikesampingkan dalam penyelenggaran pemerintahan indonesia :
Sistem Sosialisme , sistem Kapitalisme, sistem Islam , sistem konomi Pancasila
Samuel Phillips Huntington pakar ilmuwan politik Amerika menyatakan bahwa didunia ada 3 peradaban yang sedang berkembang era kekinian saat ini :
Peradaban Timur , Peradaban Barat , Peradaban Islam
Samuel Phillips Huntington berpendapat bahwa konflik di masa depan bukan lagi berbasis ideologi (seperti Kapitalisme vs Sosialisme), melainkan budaya dan agama. Fokus utamanya adalah "Benturan Peradaban" (Clash of Civilizations), terutama antara Barat dengan kombinasi peradaban Islam dan Konfusianisme ( Timur )
Huntington berpendapat bahwa peradaban-peradaban utama dunia – berdasarkan sejarah, bahasa, agama, dan tradisi yang sama – akan menjadi pemain sentral dalam konflik global di masa depan. Tidak seperti Perang Dingin, yang didefinisikan oleh perjuangan ideologis antara komunisme dan kapitalisme , konflik dalam tatanan dunia baru akan lebih tentang kelangsungan hidup dan dominasi budaya.
New Paradigm ( Paradigma Baru ) :
RUMUS KONSEPSI :
Paradigma + Krisis = New Paradigm ( Paradigma Baru ),
Thomas Kuhn
Berikut adalah poin-poin kunci konsep paradigma Thomas Kuhn Filsuf & Fisikawan Amerika :
Definisi Luas: Paradigma mencakup seluruh pandangan dunia (worldview), asumsi dasar, metode, teknik, dan standar penelitian yang dianut oleh ilmuwan dalam kurun waktu tertentu.
Terjadi Anomali ( Tidak Normal dan Krisis ) : Ketika penemuan baru tidak dapat dijelaskan oleh paradigma yang ada, muncul anomali. Jika anomali menumpuk dan mendasar, paradigma lama masuk fase krisis.
Revolusi Ilmiah: Pergeseran paradigma terjadi melalui revolusi ilmiah, di mana paradigma lama digantikan sepenuhnya oleh paradigma baru yang lebih baik. Ini adalah perkembangan non-kumulatif, bukan sekadar penambahan pengetahuan.
Dampak Perang Iran Vs Israel Amerika terhadap konsumsi & Stock BBM nasional dalam beberapa hari pekan kedepan apalagi menghadapi situasi Mudik Lebaran di Indonesia
BBM sangat mempengaruhi inflasi ekonomi & Daya Beli Masyarakat tanah air
Solusinya & Saran Untuk Pemerintah Bpk Prabowo :
Jangka Pendek Indonesia Harus Memperhatikan Impor Minyak bukan saja dari Amerika Tapi dari Rusia yang harganya bisa lebih murah untuk mengalihkan impor ketergantungan dari Timur Tengah
Jangka Pendek Perlu tempat Penyimpanan yang cukup Lama di Nasional
Membangun Energi Alternatif dari Jerami Padi Bobibos menjadi solusi Lokal DISAAT URGENITAS & membangun energi alternatif lainnya Sawit Biodisel Solar
Mengalihkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) adalah bagian dari program transisi energi nasional yang dipercepat oleh Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Peralihan ini dilakukan baik melalui pembelian unit kendaraan listrik baru maupun konversi kendaraan konvensional menjadi listrik
2.Jangka Menengah :
Membangun Kekuatan Kilang dan Revitalisasi Kilang Kilang Indonesia Yang sudah Tua tidak diberdayakan agar menekan ketergantungan Impor.
Jangka panjang ;
Membangun kekuatan keilmuan ekosistem dari para pakar dan Teknologi untuk pengembangan Explorasi SDA Sumber Minyak , Gas & Energi Terbarukan yang perlu untuk konsumsi nasional dengan tetap menjaga keseimbangan keberlanjutan Alam
Pasca Perang Iran Vs Peradaban Barat ( USA ).
Negara Iran :
Sejarah peradaban Iran adalah salah satu yang tertua di dunia, berakar dari permukiman 7000 SM dan kekaisaran Persia kuno (Achaemenid, Parthia, Sassanid) yang berpusat pada budaya Arya. Setelah penaklukan Arab (abad ke-7 M), Iran mengalami Islamisasi namun tetap mempertahankan identitas budayanya. Negara ini menjadi Republik Islam setelah Revolusi 1979.
Iran beserta rakyatnya memiliki pendirian sangat kuat, tradisi pemikiranya sangat kuat ). Iran senantiasa bisa mengimbangi kekuatan peradaban barat.
Dengan adanya perang iran dan israel amerika Semakin memiliki masalah yang kompleksitas yang tali - temali dimana pemerintahan donald trump akan menuai problematika yang rumit baik secara in ward looking maupun out ward looking. Perang akan mengubah dunia tatanan baru dan pada akhirnya amerika dibawah pemerintahan donald trump tidak akan mampu menghindar untuk segera melakukan negosiasi kepada semua negara - negara terlebih lagi dengan negara iran untuk melakukan penghentian peperangan karena harus menyelamatkan kehidupan umat manusia baik secara ekonomi maupun politik global supaya hidup damai , menghargai harkat dan martabat manusia seutuhnya menciptakan dunia damai yang tidak saling bermusuhan.
Kesimpulan akhir Pada akhirnya Indonesia harus mengimplementasikan politik bebas aktifnya secara kontekstual sesuai dengan era jaman sekarang.
Peradaban islam dan Timur akan diprediksi akan muncul matahari baru sebagai kekuatan untuk menyinari kehidupan umat manusia selanjutnya dan diharapkan akan muncul Tata kelola Dunia baru yang di isitilahkan sebagai New Paradigm.
Semoga Allah Swt. mengabulkan harapan kita semua untuk Indonesia yang sejahtera, aman, damai, diberkahi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dunia. Aamiin ya Rabbal alamin Salam Berkah Ramadhan
Penulis :
- TAP, S.H ( Tody Ardiansyah Prabu, S.H ) - Ketum Komunitas Jabar Unggul, Ketum Rakyat Indonesia Unggul
Waketum DPP FABEM - SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa / Senat Mahasiswa )
- Wakil Ketua Majelis Pertimbangan / Pendiri BPP KAPMI ( Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia )
- Advokat Peradi / Praktisi Hukum Bisnis Alumni Univ Trisakti
- Sekretaris JMSI Jaringan Media Siber Pengda Jabar
- Ketua DPW GANNAS Gerakan Anti Narkoba Nasional Propinsi Jabar(**)

