Pencarian

Ketahanan Pangan Dimulai dari Desa: Polsek Keritang Gas Pol Kawal Kebun Jagung Warga

KERITANG – Di bawah langit Dusun Pelangi, Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang, hamparan lahan seluas 1 hektare sedang dirawat dengan harap. Di sanalah tanaman jagung tumbuh, tidak hanya sebagai komoditas, tapi sebagai jawaban atas ketahanan pangan keluarga.

Senin pagi, Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara, Aiptu Hendrick Yanto, kembali turun ke kebun. Ia tidak datang sendiri. Ia datang bersama penanggung jawab lahan, Wildan. Tujuannya satu: memantau perkembangan tanaman jagung program ketahanan pangan.

Usia jagung kini menginjak 45 hari. Sebuah usia yang rawan, sekaligus menentukan. Beberapa minggu lalu, tanaman ini sempat diserang hama ulat. Daunnya bolong, batangnya lemah. Tapi warga tidak menyerah. Penyemprotan dilakukan seminggu lalu, dan kini hasilnya mulai terlihat.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan dua wajah. Sebagian tanaman jagung tumbuh subur, hijau dan menjulang. Namun sebagian lain masih tampak kuning, kerdil, dan perlu perawatan ekstra. Seperti kehidupan, ada yang cepat tumbuh, ada yang butuh waktu lebih.

“Alhamdulillah serangan ulat sudah mulai teratasi. Daun yang rusak mulai pulih. Ini kabar baik. Tinggal kita jaga konsistensi perawatan agar semua tanaman bisa tumbuh merata,” ujar Aiptu Hendrick Yanto di sela pemantauan.

Kapolsek Keritang, AKP Yosi Marlius, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah.  
“Kita tidak bisa hanya duduk di kantor. Petugas di lapangan harus hadir, melihat langsung, dan membantu mencari solusi. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan masyarakat. Kalau pangan aman, maka situasi kamtibmas juga ikut aman,” tegas AKP Yosi Marlius.

Menurutnya, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala. Bukan hanya saat tanam, tapi sampai panen. Karena dari 1 hektare ini, diharapkan bisa menjadi contoh bagi dusun lain di Keritang untuk ikut menanam dan mandiri pangan.

Wildan selaku penanggung jawab lahan menyambut baik perhatian dari Polsek. “Kami senang didampingi Pak Bhabin. Ada masukan, ada semangat. Kami yakin kalau dirawat bersama, jagung ini bisa panen maksimal dan bermanfaat untuk warga,” ucapnya.

Di akhir kegiatan, Aiptu Hendrick berpesan agar warga tidak berkecil hati melihat tanaman yang belum merata. “Pertanian itu proses. Yang penting kita tidak berhenti. Polsek Keritang siap mengawal, siap mendampingi, sampai lumbung pangan desa benar-benar terisi,” tutupnya.

Dari Dusun Pelangi, harapan sedang ditanam. Dan Polsek Keritang memilih berjalan bersama rakyat, karena menjaga negeri juga bisa dimulai dari menjaga satu batang jagung.(*)